Rabu, 30 Maret 2011

PENGERTIAN IDEOLOGI


Dalam ideologi ada 2 pengertian tentang yakni ideologi fungsional dana ideologi struktural:  Ideologi secara fungsional diartikan sebagai seperangkat gagasan tentang kebaikan bersama; atau tentang masyarakat dan negara yang dianggap paling baik, sedangkan ideologi secara struktural diartikan sebagai sistem pembenaran, seperti gagasan dan formula politik atas setiap kebijakan dan tindakan yang diambil oleh penguasa atau pemerintah.
Ideologi adalah bahasa yang berasal dari  yunani  yang merupakan gabungan dari 2 kata yaitu, edios yang berarti imu dan logos yang berarti gagasan . keyakinan atau kepercayaan dalam suatu sistematis.
Jadi ideologi adalah suatu ilmu yang digunakan untuk sebuah gagasan atau keyakinan dalam suatu kelompok.
Dalam arti luas ideologi adalah suatu pedoman atau keyakinan yang dipakai oleh seluruh kelompok sebagai dasar dari cita-cita, keyakinan yang dijunjung tinggi.
Dalam negara indonesia ideologi digunakan sebagai “dasar negara” atau “pedoman” yang digunakan pemerintah untuk melakukan kebijakannya.
Tetapi idologi juga dapat digunakan oleh pihak oposisi ataupun kelompok pemberontakan ,yang mempunyai tujuan untuk menyerang kebijakan pemerintahan.
Dalam ideologi fungsional digolongkan menjadi 2 tipe ,yakni ideologi dokterin adan pargamatif
-          Ideologi dokterin dapat digolongkan apabila ajaran – ajaran yang terkandung dalam ideologi itu dirumuskan secara sistematis ,terperinci secara jelas, diindoktrinasikan kepada semua penduduk / warga masyarakat , dan pelaksanaannya diawasi secara ketat oleh aparat pemerintah
-           Ideologi pragmatis salah satu ajaran yang manganut ideologi ini adalah idologi liberalisme, muncul pada abad pertengahanan , dikalangan masyarakat eropa. Masyarakat Eropa pada saat itu secara garis besar terbagi atas dua, yakni kaum aristokrat dan para petani. Kaum aristokrat diperkenankan untuk memiliki tanah, golongan feodal ini pula yang menguasai proses politik dan ekonomi, sedangkan para petani berkedudukan sebagai penggarap tanah yang dimiliki oleh patronnya, yang harus membayar pajak dan menyumbangkan tenaga bagi sang patron. Bahkan di beberapa tempat di Eropa, para petani tidak diperkenankan pindah ke tempat lain yang dikehendaki tanpa persetujuan sang patron (bangsawan). Akibatnya, mereka tidak lebih sebagai budak, sebaliknya kesejahteraan para petani itu tidak ada.

Ja  jadi, ciri-ciri ideologi liberal sebagai berikut :
• Pertama, demokrasi merupakan bentuk pemerintahan yang lebih baik.
• Kedua, anggota masyarakat memiliki kebebasan intelektual penuh, termasuk kebebasan berbicara, kebebasan beragama dan kebebasan pers.
• Ketiga, pemerintah hanya mengatur kehidupan masyarakat secara terbatas. Keputusan yang dibuat hanya sedikit untuk rakyat sehingga rakyat dapat belajar membuat keputusan untuk diri sendiri.
• Keempat, kekuasaan dari seseorang terhadap orang lain merupakan hal yang buruk. Oleh karena itu, pemerintahan dijalankan sedemikian rupa sehingga penyalahgunaan kekuasaan dapat dicegah. Pendek kata, kekuasaan dicurigai sebagai hal yang cenderung disalahgunakan, dan karena itu, sejauh mungkin dibatasi.
• Kelima, suatu masyarakat dikatakan berbahagia apabila setiap individu atau sebagian besar individu berbahagia. Walau masyarakat secara keseluruhan berbahagia, kebahagian sebagian besar individu belum tentu maksimal. Dengan demikian, kebaikan suatu masyarakat atau rezim diukur dari seberapa tinggi indivivu berhasil mengembangkan kemampuan-kemampuan dan bakat-bakatnya. Ideologi liberalisme ini dianut di Inggris dan koloni-koloninya termasuk Amerika Serikat.

1 komentar: